LINUX
Linux atau GNU/Linux adalah sistem operasi bebas yang sangat
populer untuk computer, Istilah Linux atau GNU/Linux (GNU) juga digunakan
sebagai rujukan kepada keseluruhan distro Linux (Linux distribution), yang di
dalamnya disertakan program-program lain pendukung sistem operasi. Contoh
program tersebut adalah server web, bahasa pemrograman, basisdata, tampilan
desktop (Desktop Environment) (seperti GNOME dan KDE), dan aplikasi perkantoran
(office suite) seperti OpenOffice.org, KOffice, Abiword, Gnumeric.
Distro
Linux telah mengalami pertumbuhan yang pesat dari segi popularitas, sehingga
lebih populer dari versi UNIX yang menggunakan sistem lisensi dan berbayar
(proprietary) maupun versi UNIX bebas lain yang pada awalnya menandingi
dominasi Microsoft Windows dalam beberapa sisi. Linux mendukung banyak
perangkat keras komputer, dan telah digunakan di berbagai peralatan dari
komputer pribadi, superkomputer dan sistem benam (embedded system), seperti
telepon seluler (Ponsel) dan perekam video pribadi.
Pada
awalnya, Linux dibuat, dikembangkan, dan digunakan oleh peminatnya saja. Kini
Linux telah mendapat dukungan dari perusahaan besar seperti IBM dan Hewlett
Packard. Para pengamat teknologi informatika beranggapan kesuksesan ini
dikarenakan Linux tidak bergantung kepada vendor (vendor independence), biaya
operasional yang rendah, dan kompatibilitas yang tinggi dibandingkan versi UNIX
proprietari, serta faktor keamanan dan kestabilannya dibandingkan dengan
Microsoft Windows. Ciri-ciri ini juga menjadi bukti atas keunggulan model
pengembangan perangkat lunak sumber terbuka
(opensource
software).
Linux
ini disebarkan secara luas dengan gratis di bawah lisensi GNU General Publi
License (GPL), yang berarti source code Linux juga tersedia bagi publik. Linux
dikembangkan oleh perorangan maupun kelompok yang bekerja secara sukarela. Para
pengembang Linux memanfaatkan jaringan Internet untuk melakukan tukar-menukar
kode, melaporkan bug, dan membenahi segala masalah yang ada. Setiap orang yang
tertarik biasanya dalam pengembangan Linux ini.
Pengembangan
Linux pertama kali dilakukan oleh Linux Benedict Torvalds pada tahun 1991 di
Universitas Helsinki, Finlandia. Kemudian Linux dikembangkan lagi dengan
bantuan dari banyak programmer dan pakar UNIX di Internet. Linux ini bisa
diperoleh dari beberapa distribusi yang umum digunakan, misalnya RedHat,
Debian, Slackware, Caldera, Stampede Linux, TurboLinux dan lain-lain.
Sejarah linux
UNIX
merupakan salah satu sistem operasi yang mengawali lahirnya Linux ke dunia ini.
UNIX merupakan salah satu sistem operasi yang ada saat ini. Adapun UNIX
merupakan salah satu sistem operasi populer selain keluarga raksasa Microsoft
(mulai dari DOS, MS 9x sampai Vista), Novell, OS/2, BeOS, MacOS dan lainnya.
Sejarah
kemunculan UNIX dimulai pada tahun 1965 ketika para ahli dari Bell Labs, sebuah
laboratorium milik AT&T, bekerja sama dengan MIT dan General Electric
membuat sistem operasi bernama Multics(sudah pernah dengar belum?). Nah, sistem
operasi Multics ini awalnya didesain dengan harapan akan menciptakan beberapa
keunggulan, seperti multiuser, multiprosesor, dan multilevel filesystem. Namun
pada tahun 1969, AT&T akhirnya menghentikan proyek pembuatan Multics karena
sistem operasi Multics ini sudah tidak memenuhi tujuan semula. Dengan kata
lain, proyek ini mengalami hambatan karena dalam kenyataannya Multics banyak
terdapat bugs dan sulit sekali dioperasikan
Kenal
Linus Torvalds kan? Linus dilahirkan di Helsinki, Finlandia pada tanggal 28
Desember 1969. Orang yang disebut sebagai Bapak Linux(LINus UniX) ini, sudah
mengenal bahasa pemrograman pada umurnya yang ke 10. Saat itu ia sering
mengutak-atik komputer kakeknya, Commodore VIC-20. Karena hobinya dalam dunia
komputing, 1988 Linus diterima di Univerity of Helsinki dan pada tahun 1990,
Linus memulai kelas pemrograman C pertamanya. Pada tahun 1991, Linus tidak puas
terhadap sistem operasi yang ada pada PC pertamanya (MS-DOS atau Disk Operation
System), OS buatan Microsoft.
Linus
lebih cenderung untuk menggunakan sistem operasi UNIX seperti yang dipakai
komputer milik universitasnya. Akhirnya ia mengganti sistem operasi openSource
Minix yang berbasiskan UNIX. Adapun Minix ini merupakan sistem UNIX kecil yang
dikembangkan oleh Andrew S. Tanenbaum, seorang professor yang menggeluti
penelitian masalah OS dari Vrije Universiteit, Belanda. Adapun Minix ini
digunakan untuk keperluan pengajaran dan pendidikan
Namun
Linus merasa bahwa Minix masih memiliki banyak kelemahan. Dan mulai saat itu,
di usianya yang ke-23, Linus mulai mengutak-atik kernel Minix. Dan ia mulai
mengembangkan sistem yang kompatibel dengan IBM PC. Pada bulan Agustus 1991,
lahirlah Linux 0.01 hasil oprekan Linus, dan pada tanggal 5 Oktober 1991,
secara resmi Linus mengumumkan Linux 0.02 yang hanya dapat menjalankan BASH dan
gcc compiler. Selain itu, Linus juga mempublikasikan sistem operasi buatannya
tersebut lengkap dengan source codenya, yang ternyata disambut dengan sangat
antusias oleh para programmer dan developer di seluruh dunia agar dapat di develop
bersamasama
Sampai
saat ini, Linux dibangun oleh berbagai macam komunitas dan jangan heran apabila
banyak sekali distro-distro Linux yang beredar. Mulai dari yang berbayar sampai
yang gratis, dari untuk pemula sampai tingkat lanjut, dan biasanya dengan
banyaknya distro Linux yang beredar akan membuat orang awam bingung untuk
memilih distro. Bayangkan, ada beratus-ratus distro yang tercipta atau bahkan
beribu-ribu.
Namun
perlahan tapi pasti, diantara distro-distro Linux ini ada yang menyamai (atau
bahkan) melebihi kemampuan dari Sistem Operasi keluarga raksasa (Microsoft) dan
dengan semakin mudahnya dan semakin lengkapnya dukungan Linux pada hardware,
besar kemungkinan Linux akan menjadi alternatif (atau bahkan sistem operasi
utama di dunia). InsyaAllah bila tidak ada halangan, saya akan memberikan
tips-tips memilih distro Linux.
Kelebihan linux
- Linux merupakan sistem operasi bebas dan terbuka. Sehingga dapat dikatakan, tidak terdapat biaya lisensi untuk membeli atau menggunakan Linux.
- Linux mudah digunakan. Dulu, Linux dikatakan merupakan sistem operasi yang sulit dan hanya dikhususkan untuk para hacker. Namun, kini, pandangan ini salah besar. Linux mudah digunakan dan dapat dikatakan hampir semudah menggunakan Windows.
- Hampir semua aplikasi yang terdapat di Windows, telah terdapat alternatifnya di Linux. Kita dapat mengakses situs web Open Source as Alternative untuk memperoleh informasi yang cukup berguna dan cukup lengkap tentang alternatif aplikasi Windows di Linux.
- Keamanan yang lebih unggul daripada Windows. Dapat dikatakan, hampir semua pengguna Windows pasti pernah terkena virus, spyware, trojan, adware, dsb. Hal ini, hampir tidak terjadi pada Linux. Di mana, Linux sejak awal didesain multi-user, yang mana bila virus menjangkiti user tertentu, akan sangat sangat sangat sulit menjangkiti dan menyebar ke user yang lain. Pada Windows, hal ini tidaklah terjadi. Sehingga bila dilihat dari sisi maintenance / perawatan data maupun perangkat keras-pun akan lebih efisien.
Artikel
yang menunjang argumen ini:
1.
Linux dan Virus.
2.
Melindungi Windows dari serangan virus dengan menggunakan Linux.
- Linux relatif stabil. Komputer yang dijalankan di atas sistem operasi UNIX sangat dikenal stabil berjalan tanpa henti. Linux, yang merupakan varian dari UNIX, juga mewarisi kestabilan ini. Jarang ditemui, komputer yang tiba-tiba hang dan harus menekan tombol Ctrl-Alt-Del atau Restart untuk mengakhiri kejadian tersebut. Sehingga, tidaklah mengherankan bila Linux mempunyai pangsa pasar server dunia yang cukup besar. Dari hasil riset IDC, pangsa pasar server dunia yang menggunakan Linux pada tahun 2008 akan mencapai 25,7 % (dapat dibaca di eweek.com).
2.
Linux mempunyai kompatibilitas ke
belakang yang lebih baik (better backward-compatibilty). Perangkat keras
(hardware) yang telah berusia lama, masih sangat berguna dan dapat dijalankan
dengan baik di atas Linux. Komputer-komputer yang lama ini tidak perlu dibuang
dan masih dapat digunakan untuk keperluan tertentu dengan menggunakan Linux (sebagai
penunjang informasi dapat membaca artikel “Don’t Throw That Old PC Away–Give It
New Life with Linux“). Selain itu, tidak pernah ditemui dokumen-dokumen yang
lebih baru tidak dapat dibaca pada Linux versi yang lebih lama. Pada Windows,
kita seakan dituntut untuk terus mengikuti perkembangan perangkat keras.
Sebagai contoh, beberapa bulan lalu, telah dirilis Windows Vista. Beberapa
dokumen yang dibuat dalam Windows Vista tidak dapat dibuka dalam Windows XP.
Sehingga, mau tidak mau, kita harus beralih ke Windows Vista, dan itu berarti
meng-upgrade atau membeli perangkat keras (hardware) baru yang lebih bagus
(perangkat keras minimum Windows Vista dapat dilihat Microsoft.com). Atau, bisa
jadi ada aplikasi-aplikasi yang dibuat beberapa tahun yang lalu tidak dapat
dibuka lagi di Windows Vista, karena sudah tidak didukung lagi oleh Microsoft.
Kekurangan Linux
1.
Banyak pengguna yang belum terbiasa dengan Linux dan masih ‘Windows minded’.
Hal ini dapat diatasi dengan pelatihan-pelatihan atau edukasi kepada pengguna
agar mulai terbiasa dengan Linux.
2.
Dukungan perangkat keras dari vendor-vendor tertentu yang tidak terlalu baik
pada Linux. Untuk mencari daftar perangkat keras yang didukung pada Linux, kita
dapat melihatnya di Linux-Drivers.org atau LinuxHardware.org.
3.
Proses instalasi software / aplikasi yang tidak semudah di Windows. Instalasi
software di Linux, akan menjadi lebih mudah bila terkoneksi ke internet atau
bila mempunyai CD / DVD repository-nya. Bila tidak, maka kita harus men-download
satu per satu package yang dibutuhkan beserta dependencies-nya.
4.
Bagi administrator sistem yang belum terbiasa dengan Unix-like (seperti Linux),
maka mau tidak mau harus mempelajari hal ini. Sehingga syarat untuk menjadi
administrator adalah manusia yang suka belajar hal-hal baru dan terus-menerus
belajar.
3. Instalasi Linux
Bagi
mereka yang tidak mampu untuk membeli sistem operasi Microsoft, maka Linux
dapat menjadi alternatif sistem operasi yang digunakan di PC secara halal &
tidak membajak perangkat lunak sama sekali. Biasanya yang paling membuat pusing
kepala adalah ketakutan / ketidak mampuan dalam menginstalasi sistem operasi
Linux.
Saya
sendiri menggunakan sistem operasi Linux Mandrake 8.0 di PC saya berdampingan
dengan sistem operasi Windows (asli). Saya harus akui sebagian sistem operasi
Linux cukup sulit bagi orang biasa untuk menginstalasi-nya, akan tetapi Linux
Mandrake sudah demikian mudah sekali & kemungkinan gagal-nya rendah.
Secara
umum ada beberapa pilihan cara instalasi yang dapat dilakukan, Linux dapat di
instalasi dengan kondisi:
- PC sudah terinstalasi Windows dan seluruh harddisk terpakai oleh Windows. Biasanya kita menggunakan program partition magic untuk me-resize partisi Windows.
- PC sama sekali belum terinstalasi apa-apa, kita mulai dari nol. Seluruh harddisk masih kosong & belum terformat sama sekali. Kita bisa menginstalasi Linux secara keseluruhan, atau membagi sebagian partisi untuk Windows.
Pada
kesempatan ini saya hanya memfokuskan teknik instalasi Linux Mandrake tanpa
berdampingan dengan Windows sama sekali. Jika anda ingin dalam satu komputer
ada Windows & Linux sekaligus, install Windows terlebih dulu baru kemudian
instalasi Linux.
Sebelum instalasi Linux
- Pastikan kita masih memiliki sisa harddisk minimal sebesar 1.5GB untuk Linux. Tidak apa apa jika harddisk tsb. sudah terformat menggunakan Windows FAT32, kita bisa mengakali agar file systemnya nanti di ubah menjadi Linux.
- Catat baik-baik semua data teknis periferal yang ada di komputer yang kita gunakan, seperti, ethernet card (LAN card), sound card, jenis harddisk, video card. Umumnya Linux Mandrake dapat secara otomatis mendeteksi card-card tersebut, hal ini hanya untuk berjagajaga kalau Mandrake gagal mendeteksi card periferal tsb. Cara paling sederhana & gampang untuk men-check data teknis peralatan / card periferal yang digunakan adalah menggunakan Windows melalui Start _ Settings _ Control Panel _ System _ Device Manager. Klik device yang kita inginkan & catat resources yang digunakan.
- Setting BIOS diubah agar urutan booting menjadi FDD (floppy) _ CDROM _ HDD (harddisk). Untuk memasuki setting BIOS tekan ESC atau DEL pada saat booting pertama kali & cari bagian untuk setting urutan booting.
Siapkan
Partisi Untuk Linux
Bagian
ini merupakan bagian yang paling seru, merupakan seni tersendiri & sangat
tergantung pada kebutuhan kita maupun kondisi awal harddisk yang akan kita
instalasi.
Proses
setting partisi dapat dilakukan secara automatis oleh Linux atau secara manual.
Instalasi Linux
Masukan
CD Linux Mandrake (CD 1) ke CD drive & booting komputer. Mohon di pastikan
bahwa anda telah menset BIOS agar urutan booting adalah:
FDD
(floppy) _ CDROM _ HDD (harddisk).
Jika
booting dari CDROM Linux dapat dilakukan dengan baik maka anda akan melihat
logo Linux Mandrake pada layar. Anda dapat langsung menekan tombol ENTER untuk
melanjutkan proses instalasi.
Perlu
saya ingatkan disini bahwa proses instalasi Linux, terutama bagi yang
menggunakan distribusi Mandrake 8.0 sudah demikian mudahnya karenasebagian
besar parameter-nya tinggal di klik OK saja karena Mandrake telahmendeteksi
& menyiapkan yang terbaik. Di samping itu, sebagian parameter dapat di set
ulang setelah Linux Mandrake terinstall menggunakan fasilitas
Mandrake
Control Center. Oleh karenanya kita tidak perlu takut akan menderita kesulitan
yang berarti untuk menginstalasi Linux. Selanjutnya akan saya overview sedikit
proses yang terjadi pada saat instalasi. Terus terang, sebagian besar yang
harus kita lakukan hanya menekan OK, Accept. Kalaupun kita harus menset sesuatu
biasanya semua tertera dengan jelas pada layar.
Layar
pertama yang akan muncul adalah menanyakan bahasa apa yang ingin anda gunakan
dalam operasi Linux. Sebagian orang akan memilih bahasa Indonesia yang
kebetulan di sediakan juga di Linux Mandrake.
Beberapa
rekan, masih lebih menyukai untuk menggunakan bahasa Inggris karena terbiasa
dengan bahasa Inggris. Tekan tombol OK untuk melanjutkan. Seperti hal-nya
proses instalasi software lainnya, anda akan diminta untuk menerima perjanjian
lisensi penggunakan software. Anda dapat membacanya baik-baik jika dibutuhkan
& jika anda menerima perjanjian penggunaan software tersebut dapat menekan
tombol ACCEPT.
Karena
Linux mempunyai banyak sekali koleksi software, maka ada beberapa pilihan
instalasi yang dapat dilakukan. Oleh karena itu Mandrake memberikan pilihan
apakah kita akan menginstall software yang recommended saja, atau untuk expert
(ahli). Pada pilihan recommended hanya software yang diperlukan saja yang akan
di install. Pada pilihan expert maka banyak software lainnya yang akan di
install yang biasanya hanya dibutuhkan oleh orang yang ahli Linux (bukan user
biasa). Bagi para pemula saya sarankan untuk memilih recommended agar sebagian
besar proses akan di otomatisasi oleh Linux.
Mungkin
yang paling penting hanya pemilihan paket program yang akan digunakan, karena
Linux membawa banyak sekali paket program. Tentunya sebaiknya anda memilih
paket program yang anda butuhkan saja untuk menghemat harddisk. Pada dasarnya
pola fikir yang digunakan tidak terlalu rumit, secara sederhana kita biasanya
memfokuskan pada penggunaan workstation, server atau development. Masing-masing
akan membutuhkan software yang berbeda sekali satu sama lain.
Pada
saat anda mencoba-coba Linux tidak ada salahnya sebanyak mungkin software di
install agar dapat dicoba berbagai hal yang berkaitan dengan Linux. Biasanya
cukup salah satu lingkungan grafik yang di install (saya biasanya memilih KDE)
agar tidak menghabiskan banyak ruang di harddisk. Biasanya harddisk sebesar
1.5-1.9Gbyte cukup untuk menginstall cukup banyak software termasuk source code
untuk development.
Waktu
instalasi semua paket software akan sangat tergantung pada jenis CD drive &
komputer yang anda gunakan. Untuk komputer saya Pentium II 233MHz membutuhkan
sekitar 45 menit s/d 1 jam untuk menginstall semua paket software yang saya
inginkan. Pada beberapa kesempatan saya sempat menginstall di mesin Pentium III
CD drive > 40x, ternyata membutuhkan hanya sekitar 5-10 menit-an untuk
menginstalasi semua software yang saya butuhkan.
Setelah
semua software di instalasi, anda akan di tanyakan password untuk root (user
tertinggi) di mesin anda. Jangan sampai lupa password root, karena dengan root
anda dapat melakukan apa saja di komputer anda ini.
Kemudian
secara bertahap kita dapat memasukan user untuk komputer yang akan kita
gunakan. Informasi nama, username, password untuk masingmasing user harus
dimasukan secara manual satu per satu. Sebaiknya untuk penggunaan sehari-hari
gunakan user non-root untuk menjaga jangan sampai kita mengubah konfigurasi
system secara tidak sengaja.
Kita
akan di sodorkan beberapa pilihan untuk menset layar monitor, resolusi, tingkat
warna-nya dll. Biasanya semua sudah di set dengan baik oleh software DrakX.
Sehingga kita hampir tidak perlu melakukan apa-apa kecuali menekan tombol OK.
Untuk aman-nya pengalaman saya dalam pemilihan monitor yang di Linux, saya
biasanya menggunakan setting generic untuk non-interlace monitor jika ingin
memperoleh resolusi di atas 800×600.
Perintah untuk berbagai operasi dasar di sistem operasi linux, beserta penjelasannya, dapat saudara lihat pada tabel yang telah penulis susun sebagai berikut:
Perintah
|
Keterangan
|
any_command --help
|
Menampilkan keterangan bantu
tentang pemakaian perintah. "--help" sama dengan perintah pada DOS "/h".
|
ls
|
Melihat isi file dari direktori
aktif. Pada linux perintah dir hanya berupa alias dari perintah ls.
Untuk perintah ls sendiri sering dibuatkan alias ls --color, agar pada waktu di ls ditampilkan warna-warna sesuai
dengan file-filenya, biasanya hijau untuk execute, dsb.
|
ls -al
|
Melihat seluruh isi file pada
direktori aktif beserta file hidden, lalu ditampilkan layar per layar.
|
cd directory
|
Change directory. Menggunakan cd
tanpa nama direktori akan menghantarkan anda ke home direktori. Dan cd -
akan menghantarkan anda ke direktori sebelumnya.
|
cp source
destination
|
Mengopi suatu file
|
mcopy source
destination
|
Mengcopy suatu file dari/ke dos
filesystem. Contoh <tt>mcopy a:autoexec.bat ~/junk . Gunakan man mtools untuk command yang sejenis : mdir, mcd, mren, mmove,
mdel, mmd, mrd, mformat....
|
mv source
destination
|
Memindahkan atau mengganti nama
file
|
ln -s source
destination
|
Membuat Simbolic Links, contoh
<tt>ln -sf /usr/X11R6/bin/XF86_SVGA /etc/X11/X, membuat Simbolic link dari
file XF86_SVGA ke X
|
rm files
|
Menghapus file
|
mkdir directory
|
Membuat direktori baru
|
rmdir directory
|
Menghapus direktori yang telah
kosong
|
rm -r files
|
(recursive remove) Menghapus file,
direktori dan subdirektorinya. Hati-hati menggunakan perintah ini apabila
anda login sebagai root, karena root dengan mudah dapat menghapus seluruh
file pada sistem dengan perintah di atas, tidak ada perintah untuk undelete
di Linux
|
more
|
Untuk melihat isi suatu file,
dengan tambahan perintah more, maka isi file tersebut ditampilkan layar per
layar.
|
less filename
|
Melihat suatu file layar per
layar, dan tekan tombol "q" apabila ingin keluar,
|
pico filename
|
Edit suatu text file.
|
pico -w filename
|
Edit suatu text file, dengan
menonaktifkan fungsi word wrap, sangat berguna untuk mengedit file seperti
/etc/fstab.
|
lynx file.html
|
Melihat file html atau browse ke
net dengan text mode, dimana gambar/image tidak dapat ditampilkan, tapi lynx
adalah suatu browser yang sangat cepat, sangat berguna bila anda hanya
menginginkan suatu artikel tanpa image.
|
tar -zxvf filename.tar.gz
|
Meng-untar sebuah file tar
sekaligus meng-uncompress file tersebut (*.tar.gz atau *.tgz), untuk
meletakkannya direktori yg diinginkan tambahkan option -C direktori, contoh tar -zxvf filename.tar.gz -C /opt (meletakkan file tersebut di direktori /opt
|
tar -xvf filename.tar
|
Meng-untar sebuah file tar yang
tidak terkompress (*.tar).
|
gunzip filename.gz
|
Meng-uncompress sebuah file zip
(*.gz" or *.z). dengan menggunakan gzip (juga zip atau compress) jika
anda menginginkan mengompress file.
|
bunzip2 filename.bz2
|
Meng-uncompress file dengan format
(*.bz2) dengan utiliti "bzip2", digunakan pada file yang besar.
|
unzip filename.zip
|
Meng-uncompress file dengan format
(*.zip) dengan utiliti "unzip" yang kompatibel dengan pkzip for DOS.
|
find / -name "filename"
|
Mencari "namafile" pada
komputer anda dimulai dengan direktori /. Namafile tersebut mungkin saja
berisi wildcard (*,?).
|
locate filename
|
Mencari file dengan string
"filename". Sangat mudah dan cepat dari perintah di atas.
|
pine
|
Email reader yang sangat mudah
digunakan, dan menjadi favorit banyak pemakai mesin Unix. Atau anda bisa
pakai email yang sangat customize, yaitu mutt ,
|
talk username1
|
Berbicara dengan keyboard dengan
user lain yg sedang login pada mesin kita (atau gunakan talk
username1@machinename</t> untuk berbicara dengan komputer lain). Untuk
menerima undangan percakapan, ketikkan <tt>talk username2. Jika seseorang mencoba untuk berbicara dengan anda dan
itu dirasakan mengganggu, anda bisa menggunakan perintah mesg n untuk menolak pesan tersebut. Dan gunakan perintah who
atau rwho untuk melihat siapa user yang mengganggu tersebut.
|
mc
|
Menjalankan "Morton
Commander" ... eh... salah maksudnya "Midnight Commander"
sebagai file manager, cepat dan bagus.
|
telnet server
|
Untuk menghubungkan komputer kita
ke komputer lain dengan menggunakan protokol TELNET. Gunakan nama mesin atau
Nomor IP mesin, dan anda akan mendapatkan prompt login name dari mesin
tersebut, masukkan passwordnya, oh ya .. anda juga harus punya account di
mesin remote tersebut. Telnet akan menghubungkan anda dengan komputer lain
dan membiarkan anda untuk mengoperasikan mesin tersebut. Telnet sangat tidak
aman, setiap yang anda ketik menjadi "open text", juga dengan
password anda! Gunakan ssh alih-alih telnet untuk mengakses mesin
secara remote.
|
rlogin server
|
(remote login) Menghubungkan anda
kekomputer lain. Loginname dan password, tetapi apabila account anda tersebut
telah dipakai, maka anda akan mendapatkan pesan kesalahan pada password anda.
Sangat tidak aman juga, gunakan ssh sebagai gantinya.
|
rsh server
|
(remote shell) Jalan lain untuk
menghubungkan anda ke remote machine. Apabila login name/password anda sedang
dipakai di remote mesin tsb, maka password anda tidak akan berlaku. Idem
dengan rlogin, gantikan dengan ssh.
|
ftp server
|
|
minicom
|
Program Minicom (dapat dikatakan
seperti "Procomm/Hyperterminal for Linux").
|
./program_name
|
Menjalankan program pada direktori
aktif, yang mana tidak terdapat pada PATH anda
|
xinit
|
Menjalankan X-window server (tanpa
windows manager).
|
startx
|
Menjalankan X-window server
dan meload default windows manager. Sama seperti perintah "win"
under DOS dengan Win3.1
|
startx -- :1
|
Menjalankan sesi X-windows
berikutnya pada display 1 (default menggunakan display 0). Anda dapat
menjalankan banyak GUI terminal secara bersamaan, untuk pindah antar GUI
gunakan <Ctrl><Alt><F7>, <Ctrl><Alt><F8>,
etc, tapi ini akan lebih banyak memakan memori.
|
xterm
|
(pada X terminal) ,menjalankan
X-windows terminal. Untuk keluar ketikkan exit
|
xboing
|
(pada X terminal). Sangat lucu deh
...., seperti games-games lama .....
|
gimp
|
(pada X terminal) Program image
editor yang sangat bagus, bisa disamakan dengan Adobe Photoshop, yang
membedakan adalah program ini gratis.
|
netscape
|
(pada X terminal) menjalankan
netscape, versi pada waktu tulisan ini dibuat telah mencapai versi 4.7
|
netscape -display
host:0.0
|
(pada X terminal) menjalankan
netscape pada mesin yang aktif dan menampilkan outputnya pada mesin yang
bernama host display 0 screen 0. Anda harus memberikan akses untuk
mesin aktif untuk menampilkannya pada mesin host dengan perintah xhost
|
shutdown -h now
|
(sebagai root) Shut down sistem.
Umumnya digunakan untuk remote shutdown. Gunakan <Ctrl><Alt>
untuk shutdown pada konsol (dapat dijalankan oleh user).
|
halt
|
reboot (sebagai root) Halt atau
reboot mesin. Lebih simple dari perintah di atas.
|
man topic
|
Menampilkan daftar dari sistem
manual pages (help) sesuai dengan topic. Coba man man. lalu
tekan q untuk keluar dari viewer. Perintah info topic Manual pages dapat dibaca dilhat dengan cara any_command --help.
|
apropos topic
|
Menampilkan bantuan manual
berdasarkan topik..
|
pwd
|
Melihat direktori kerja saat ini
|
hostname
|
Menampilkan nama local host (mesin
dimana anda sedang bekerja). Gunakan perintah netconf
(sebagai root) untuk merubah nama host dari mesin tersebut, atau edit file
/etc/hosts
|
whoami
|
Mencetak login name anda
|
id username
|
Mencetak user id (uid) atau group
id (gid)
|
date
|
Mencetak atau merubah tanggal dan
waktu pada komputer, contoh merubah tanggal dan waktu ke 2000-12-31 23:57
dengan perintah; date
123123572000
|
time
|
Melihat jumlah waktu yg ditangani
untuk penyelesaian suatu proses + info lainnya. Jangan dibingungkan dengan
perintah date
|
who
|
Melihat user yang login pada
komputer kita.
|
rwho -a
|
Melihat semua user yg login pada
network anda. Layanan perintah rwho ini harus diaktifkan, jalankan setup
sebagai root untuk mengaktifkannya.
|
finger username
|
Melihat informasi user, coba
jalankan; finger
root
|
last
|
Melihat user sebelumnya yang telah
login di komputer.
|
uptime
|
Melihat jumlah waktu pemakaian
komputer oleh seseorang, terhitung proses reboot terakhir.
|
ps
|
(=print status) Melihat
proses-proses yang dijalankan oleh user
|
ps axu
|
Melihat seluruh proses yang
dijalankan, walaupun tanpa terminal control, juga ditampilkan nama dari user
untuk setiap proses.
|
top
|
Melihat proses yang berjalan,
dengan urutan penggunaan cpu.
|
uname -a
|
Informasi system kernel anda
|
free
|
Informasi memory (dalam
kilobytes).
|
df -h
|
(=disk free) Melihat informasi
pemakaian disk pada seluruh system (in human-readable form)
|
du / -bh
|
(=disk usage) Melihat secara detil
pemakaian disk untuk setiap direktori, dimulai dari root (in human legible
form).
|
cat /proc/cpuinfo
|
Cpu info. Melihat file pada /proc
directori yang bukan merupakan file nyata (not real files).
|
cat /proc/interrupts
|
Melihat alamat interrupt yang
dipakai.
|
cat /proc/version
|
Versi dari Linux dan informasi
lainnya.
|
cat
/proc/filesystems
|
Melihat filesystem yang digunakan.
|
cat /etc/printcap
|
Melihat printer yang telah disetup
|
lsmod
|
(as root) Melihat module-module
kernel yang telah di load.
|
set
|
Melihat environment dari user yang
aktif
|
echo $PATH
|
Melihat isi dari variabel PATH.
Perintah ini dapat digunakan untuk menampilkan variabel environmen lain
dengan baik. Gunakan set untuk melihat environmen secara penuh.
|
dmesg
|
Mencetak pesan-pesan pada waktu
proses boot. (menampilkan file: /var/log/dmesg).
|
clear
|
Membersihkan layar.
|
adduser
|
Menambah pengguna.
|

Tidak ada komentar:
Posting Komentar